Thursday, March 3, 2016

LALAT


Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hajj: 73-74)

Ciri-ciri keistimewaan lalat

 Keunikan mata lalat:  

Lensa-lensa berbentuk segi enam yang membentuk mata lalat memberikan bidang penglihatan yang jauh lebih besar daripada lensa biasa. Pada sebahagian lalat, kadangkala terdapat hingga 5000 lensa. Di samping itu, struktur bulat mata juga memungkinkan lalat melihat ke belakang tubuh, dan dengan demikian memberinya upaya melawan atas musuhnya.   

 Belalai penyerap pada lalat: 

Ciri khas lalat lainnya adalah cara mereka mencerna makanan. Tidak seperti organisme hidup lain, lalat tidak mencerna makanan di dalam mulut, tetapi di luar tubuh mereka. Lalat menuangkan cairan khusus ke atas makanannya dengan belalai (prosbosis), mengubah kekentalan makanan tersebut agar sesuai untuk diserap. Kemudian, lalat menyerap makanan tersebut dengan belalai penyerap di kerongkongannya.

 “Segala sesuatu yang ada di langit dan bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahabesar, Maha Bijaksana. Kekuasaan dari langit dan bumi adalah miliknya. Ia memberikan hidup dan menjadikan mati. Ia memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.”  
(QS. Al Hadid: 1-2)  

_________________________________________________________________________

Ketahanan Badan dan Sayapnya

Dalam setiap detik saat terbang, lalat mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali. Jika ada mesin buatan manusia yang memiliki kecepatan luar biasa ini, mungkin akan segera rusak dan terbakar akibat gaya gesek yang ditimbulkannya. Artinya, tubuh lalat terbuat dari bahan khusus yang sangat prima, baik sayap maupun persendian otot, sehingga tidak mengalami keseleo atau patah saat terbang.

Pemandangan Panoramik dari Ribuan Lensa

Lensa-lensa berbentuk segi enam yang membentuk mata lalat memberikan bidang penglihatan yang jauh lebih besar daripada lensa biasa. Pada sebagian lalat, kadangkala terdapat hingga 5000 lensa. Di samping itu, struktur bulat mata juga memungkinkan lalat melihat ke belakang tubuh, dan dengan demikian memberinya keunggulan atas musuhnya.

Pompa penyerap pada lalat: Belalai

Ciri khas lalat lainnya adalah cara mereka mencerna makanan. Tidak seperti organisme hidup lain, lalat tidak mencerna makanan di dalam mulut, tetapi di luar tubuh mereka. Lalat menuangkan cairan khusus ke atas makanannya dengan belalai (prosbosis), mengubah kekentalan makanan tersebut agar sesuai untuk diserap. Kemudian, lalat menyerap makanan tersebut dengan pompa penyerap di kerongkongannya.

Kemampuan manuvernya masih kalah hebat dibandingkan lalat.

Teknologi terbang lalat memang sangat ajaib. Serangga ini dapat terbang ke arah mana saja tanpa takut terpengaruh oleh arah dan kecepatan angin. Dalam melakukan manuver, lalat bisa secara tiba-tiba mengubah arah ke segala penjuru tanpa mengurangi kecepatan. Sungguh, teknologi yang belum terjangkau oleh manusia.

Pernahkah Anda mendengar hadis Nabi tentang lalat?

Dalam  hadis dimana Nabi menyuruh para sahabat  menenggelamkan lalat apabila jatuh ke dalam air minum, dan kemudian membuang lalat tersebut.

“Jika ada seekor lalat yang terjatuh pada minuman kalian maka tenggelamkan, kemudian angkatlah (lalat itu dari minuman tersebut), karena pada satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya terdapat obat.” (HR. Al Bukhari)

Sebagian orang bertanya dalam hati, mengapa Nabi meminta lalat itu malah dicelupkan ke dalam air minum. Bukankah lalat kerap hinggap di tempat-tempat kotor dan jorok, sehingga bisa menularkan penyakit?

Bagaimana penjelasan hadist ini dilihat dari sudut pandang ilmiah?

menurut  Dr. Zaghloul El-Nagger, seorang professor Muslim di bidang sains, hadis ini berarti bahwa lalat itu membawa penyakit di salah satu sayapnya, dan obat dari penyakit tersebut di sayap yang lain.

Ketika seekor lalat jatuh ke dalam wadah (makanan atau minuman), lalat tersebut membawa mikroba di salah satu sayapnya, sebagai pertahanan diri. Imam Ibnu Hajar mengatakan dalam komentarnya tentang hadis ini bahwa salah satu ulama mengamati bahwa lalat melindungi dirinya dengan sayap kiri, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa lalat membawa obat atau penangkal di sayap kanan. Jadi jika lalat direndam di wadah tempat ia jatuh, obat penawar itu akan menghancurkan racun atau mikroba dengan kehendak Allah.

Beberapa orang tidak senang dengan ide membenamkan lalat dalam makanan atau minuman. Namun, ini bisa diterapkan dalam kasus-kasus darurat. Ketika, misalnya, seseorang berada di padang pasir, hanya memiliki sedikit air atau minuman. Dalam kasus ini orang itu tidak punya pilihan selain untuk melakukan seperti yang direkomendasikan oleh Nabi. Jika tidak, maka ia akan mati kehausan atau infeksi. Jika seseorang merasa jijik, maka ia tidak harus melakukannya, tapi ia tidak memiliki hak untuk menolak keaslian hadits ini. Hadits ini sangat otentik, seperti yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari.

AllahYang Maha Kuasa, memberikan lalat kemampuan untuk membawa kuman pada salah satu sayapnya dan obat penawar pada sayap yang lain. Jika tidak,spesies lalat akan binasa sekarang, semua terkena kuman ini. Namun, lalat-lalat itu masih ada di lebih dari 87.000 spesies.Lalat membawa virus dari banyak penyakit, yang kemudian mencemari makanan, minuman dan tubuh. Penyakit yang diakibatkan oleh virus seperti flu, campak, gondok, cacar, kutil, demam kuning, penyakit hati menular, beberapa kasus kelumpuhan, beberapa jenis kanker, dan beberapa penyakit kronis dari sistem saraf pusat termasuk juga multiple sclerosis.

Virus juga menyebabkan banyak penyakit pada ternak, seperti pada domba, burung, serta bebek yang dapat masuk ke tubuh manusia melalui hewan yang terinfeksi itu. Beberapa tanaman seperti kentang, tomat, pisang dan tebu juga bisa hancur oleh infeksi virus.

“The Virulent Bacteriophage” membunuh sel bakteri yang menyerang dalam waktu yang sangat singkat. Sementara “Temperate Bacteriophage” menjaga sel bakteri untuk tetap hidup. Hal itu semacam kekebalan terhadap virus yang sama dan atau menghasilkan virus yang sama. Hal ini menjelaskan mengapa lalat membawa patogen pada salah satu sayapnya dan obat penawar pada sayap yang lain.

Sekelompok peneliti Muslim di Mesir dan Arab Saudi melakukan beberapa percobaan pada wadah berbeda yang berisi air, madu dan jus. Mereka membiarkan jenis cairan tersebut dihinggapi lalat. Kemudian mereka tenggelamkan lalat di beberapa wadah ini. Pemeriksaan mikroskopis menunjukkan bahwa cairan yang tidak ada lalat ditengelamkan mengandung banyak bakteri dan virus, sementara wadah yang lain di mana lalat benar-benar ditenggelamkan tidak terdapat bakteri dan virus.

Penemuan bahwa ada penangkal untuk patogen, dan bahwa ada berbagai jenis bakteri dan “Bakteriofag”, baru diketahui pada dekade terakhir abad ke-20.

Sedangkan Nabi menyinggung soal ini 1400 tahun yang lalu, ketika manusia hampir tidak tahu tentang fakta-fakta ilmu pengetahuan modern. Namun, jenis informasi yang akurat seperti ini, bahwa salah satu sayap lalat membawa penangkal patogen yang dibawa oleh sayap yang lain, hanya bisa berasal dari Wahyu Ilahi yang diajarkan kepada Nabi oleh Allah SWT. Subhanallah



UNTA



“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan, kerana sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.” (QS. Al Ghasiyah: 17-21)
_________________________________________________________________________________

           Allah mengungkapkan hal ini dalam berbagai ayat Al Quran, mengisyaratkan bahawa segala sesuatu yang Dia ciptakan sebenarnya adalah sebuah tanda, iaitu lambang dan peringatan.  Dalam surat Al-Ghasiyah ayat ke-17, Allah merujuk kepada haiwan yang akan kita pelajari dan fikirkan dengan saksama, iaitu unta. Yang menjadikan unta “makhluk hidup istimewa” adalah struktur tubuhnya, yang tidak terpengaruh oleh persekitaran alam yang paling mencabar sekalipun. Tubuhnya memiliki beberapa keistimewaan, yang memungkinkan unta bertahan hidup berhari-hari tanpa air dan makanan, dan mampu mengangkut beban ratusan kilogram selama berhari-hari. Haiwan ini diciptakan khusus untuk kondisi iklim kering, dan ia diciptakan untuk berkhidmat kepada manusia. Ini adalah tanda-tanda penciptaan yang nyata bagi orang-orang yang berakal.  “Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.” 
(QS.Yunus: 6).

_________________________________________________________________________


Ciri-Ciri Keistimewaan Pada Unta: 

Kepala Terlindung Dari Pasir :  
Bulu matanya memiliki sistem pengaitan dan sebagai penapis. Dalam keadaan bahaya, bulu ini secara automatik menutup. Bulu mata yang saling berkait ini mencegah masuknya debu-debu ke mata. Hidung dan telinga ditutupi oleh bulu panjang agar terlindungi dari debu dan pasir. Lehernya yang panjang memungkinkan haiwan ini mencapai dan memakan dedaunan yang berada 3meter dari atas tanah.  
Kaki Yang Sesuai Dengan Semua Jenis Tanah :  

Kakinya memiliki dua jari kaki yang dihubungkan dengan bantalan elastis. Struktur ini, yang memungkinkan unta mencengkam tanah dengan kuat, terdiri dari empat bola berlemak. Ini sangat sesuai untuk berbagai jenis keadaan tanah. Kukunya melindungi kaki dari kemungkinan rosak akibat benturan. Lututnya tertutup kapalan, yang terbentuk dari kulit sekeras dan setebal tanduk. Ketika haiwan ini berbaring di pasir yang panas, struktur berkapalan ini melindunginya dari luka akibat permukaan tanah yang sangat panas. 

Bonggol Unta Sebagai Simpanan Makanan : 

Bonggol unta, menyediakan lemak simpanan makanan bagi haiwan ini secara berkala ketika ia mengalami kesulitan makanan dan kelaparan. Dengan sistem ini, unta dapat hidup hingga tiga hari tanpa air. Selama masa ini, unta kehilangan 33% berat badannya. Dalam keadaan yang sama, seorang manusia akan kehilangan 8% berat badannya dan meninggal dalam waktu 36 jam, dan kehilangan seluruh air dari tubuhnya.  

 Bulu Tebal Yang Menyekat Panas : 

 Bulu tebal ini terdiri atas rambut yang tebal dan kusut, yang tidak hanya melindungi tubuhnya dari kondisi cuaca dingin maupun panas, tetapi juga mengurangi kehilangan air dari tubuh. Unta Dromedari dapat memperlambat penguapan air dengan meningkatkan suhu tubuhnya sampai 41C. Dengan cara ini, ia mencegah kehilangan air. Dengan bulu tebalnya, unta dapat bertahan hidup dengan suhu hingga 50C di musim panas dan hingga -50C di musim dingin.  

 Daya Tahan Luar Biasa Dari Lapar Dan Haus :  

  Unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air selama apan hari pada suhu 50C. Pada masa ini, ia kehilangan 22% dari keseluruhan berat badannya..Seekor unta kurus dapat bertahan hidup walaupun kehilangan air setara dengan 40% keseluruhan berat badan. Penyebab lain kemampuannya bertahan terhadap haus adalah adanya mekanisma yang memungkinkan unta meningkatkan suhu tubuh-dalamnya hingga 41C. Dengan demikian, ia mampu meminimalkan kehilangan air dalam iklim panas yang ekstrem di gurun pasir pada siang hari. Unta juga mampu mengurangi suhu tubuh-dalamnya hingga 30C pada malam yang dingin di padang pasir. Mereka Bahkan Dapat Memakan Duri   

  Perlindungan Terhadap Angin Ribut :

  Mata unta memiliki dua lapisan bulu mata. Bulu mata ini saling kait seperti perangkap dan melindungi matanya dari badai pasir yang kuat. Selain itu, unta mampu menutup lubang hidungnya, sehingga pasir tidak dapat masuk.  

  Sebagaimana makhluk lain, unta juga dilengkapi banyak kualiti istimewa, lalu ditempatkan di muka bumi sebagai tanda kebesaran sang Pencipta. Unta diciptakan dengan ciri-ciri fizikal yang luar biasa ini untuk mengkhidmat umat manusia. Umat manusia sendiri diwajibkan untuk melihat penciptaan di seluruh jagat raya dan tunduk kepada sang Pencipta segala makhluk: Allah SWT.

 “Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)-mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.”                (QS. Lukman: 20).


_________________________________________________________________________


- Di dalam Al-Quran banyak disebutkan tentang kejadian unta selain penciptaan langit dan bumi dan juga penciptaan-penciptaan yang lain. Tetapi di dalam hal unta ini Al-Quran menyebutnya dengan pelbagai versi seperti العشار di dalam Surah At-Takwir ayat 4:

Dan apabila unta-unta yang bunting terbiar.

Dan juga الإبل di dalam Surah Al-Ghaashiyah ayat 17:

(Mengapa mereka yang kafir masih mengingkari akhirat) tidakkah mereka memperhatikan keadaan unta bagaimana ia diciptakan?

Mengapakah Al-Quran menyebutnya di dalam pelbagai versi?

Menurut jawapan daripada Nouman Ali Khan hafizahullah, perkataan العشار merujuk kepada unta betina yang bunting 10 bulan. Mengapa العشار? Ini kerana:

1) Petunjuk status kekayaan kaum Arab jahiliyyah. Tiada bagi mereka yang lebih dihargai dari العشار. Oleh kerana dahsyatnya hari kiamat, sesuatu yang dihargai seperti itu pun (dalam konteks kita mungkin benda-benda lain) akan dibiarkan kerana kedahsyatan hari kiamat membuatkan manusia lupa kepada itu semua kecuali teringat kembali semua amalan yang telah dilakukan!

2) Perhatikan ayat ayat 8-9 surah yang sama. Selain dari menceritakan kedahsyatan hari kiamat, surah ini mengkritik sikap jahiliyyah yang bencikan anak perempuan (sehingga ada yang dibunuh ketika lahir) dengan mengatakan bahawa anak-anak perempuan yang dibunuh akan ditanya atas dosa apakah mereka dibunuh? dan dalam masa yang sama mengingatkan Jahiliyyah bahawa dosa ini tidak akan terlepas dari pengadilan Allah. Kritikan Al-Quran juga menunjukkan ironinya sikap jahiliyyah - unta diagungkan, anak sendiri dibunuh.

Di dalam perihal lain, apakah hikmah dan pengajaran yang kita dapati daripada binatang yang bernama unta ini? Dan mengapa Al-Quran banyak kali mengulangi nama dan sifat unta? Bahkan kenapa Al-Quran menyeru supaya kita berfikir tentang kejadian unta?

Sudah pasti banyak perkara yang kita dapat pelajari dari kejadian unta, oleh sebab itu Allah seru kita supaya kaji tentang unta.

Ulama telah buat kajian tentang unta, didapati unta ada sifat-sifat terpuji yang harus diikuti oleh manusia, antaranya (secara ringkas) ialah:

1. Unta mempunyai sifat sabar yang tinggi, oleh sebab itu dia mampu merempuhi padang pasir yang panas dan salji yang sejuk tanpa sebarang bantahan. Justeru, manusia kena belajar sikap tersebut khasnya dalam memperjuangkan Islam.

2. Unta mentaati tuannya, oleh sebab itu dia senang dipelihara. Justeru, manusia kena taat Tuhan dan mudah amalkan agama.

3. Unta mengenali tuannya dan ingat tempat kembali, sebab tu dalam hukum fiqh jika ada jumpa binatang yang sesat maka boleh ambil untuk diiklankan kecuali unta sebab unta akan tahu sendiri jalan pulang. Justeru, manusia kena kenal dan tahu tempat kembali iaitu akhirat maka sentiasa beramal untuk akhirat.

4. Unta tidak akan melakukan hubungan seks di hadapan manusia kerana sikap malu yang tinggi, bahkan jika dia tahu ada manusia yang intai waktu dia mengawan maka dia akan marah dan mungkin akan bunuh orang tersebut. Justeru, manusia pun kena ada sikap malu yang tinggi, bukan senang-senang buat maksiat depan khalayak orang, bahkan ada manusia yang lebih teruk dari binatang dalam bab ni hingga tak malu bercumbu-cumbu di hadapan orang.

5. Unta tidak akan berkongsi bini macam binatang lain. Justeru, manusia juga harus jaga maruah dalam berkeluarga.

6. Unta mampu menyesuaikan diri dengan suasana sekeliling, jika musim sejuk maka kulitnya akan menjadi baju sejuk baginya kerana ada aliran pemanas badan. Jika musim panas pula dia akan berasa selesa juga kerana kulitnya mampu menyesuaikan diri. Justeru, manusia harus pandai dalam bergaul dengan masyarakat, bukan sombong dan tidak sabar dengan suasana keliling.

7. Bahagian-bahagian dari diri unta banyak manfaatnya, hati unta, daging unta, susu unta bahkan air kencing unta pun boleh dijadikan ubat. Justeru, manusia kena jadikan diri mereka sentiasa memberi manfaat untuk umat bukannya mudarat dan racun bagi umat.

Dan sebenarnya banyak lagi yang boleh disyarahkan dan ditafsirkan dari sikap-sikap unta untuk renungan manusia. Apa yang dah diberi tu pun cukup sebagai pengajaran buat manusia yang sering bongkak dan sombong terhadap apa yang dikurniakan oleh Allah swt. Kita sebagai manusia harus mensyukuri nikmat Allah bukannya merasakan diri kita lebih bagus. Dan semoga kita mengambil manfaat daripada sifat-sifat kejadian unta.






Wednesday, March 2, 2016

LEBAH

 


“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikiaan itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl, 16: 68-69)


HADIS MENGENAI LEBAH  DAN MADU


Sabda Rasulullah S.AW. :

"Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merosak atau mematahkan(yang dihinggapinya)."(Ahmad Al-Hakim dan Al-Bazzar)

Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatkan dia memiliki keistimewaan dibandingkan denagn manusia lain. Walaupun di mana dia berada, Kemana pun dia pergi, apa yang dilakukannya, peranan dan tugas apa pun yang dia pikul akan selalu membawa manfaat dan kebaikan bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah S.A.W. "Manusia yang paling baik adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia lain."


Sabda Rasulullah S.AW. :


"Demi Allah yang aku dalam genggaman-Nya, minumlah madu. Malaikat akan memohon rahmat pada penghuni rumah yang ada madu di dalamnya. Jika seseorang itu makan madu, seribu ubat masuk ke perutnya dan sejuta penyakit keluar darinya."


Rasulullah sendiri mengamalkan meminum madu, dengan meminum segelas air yang dicampurkan dengan madu setiap pagi ketika perut kosong. Madu dianggap ibu segala makanan, minuman dan ubatan.

SIFAT-SIFAT LEBAH:

  • Lebah menghasilkan madu, yang kita tahu madu itu luar biasa manfaatnya Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam hidup haruslah bermanfaat bagi orang lain. Rasulullah SAW bersabda; “Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain” (HR.Bukhari).

  • Lebah tidak pernah merusak apa yang dihinggapinya. Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam hidup janganlah membuat kerusakan di muka bumi yang pada akhirnya itu semua akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

  • Lebah suka bekerja keras dan tiada hari tanpa bekerja. Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam hidup haruslah menjadi orang yang bekerja keras. Jangan terlalu menggantungkan diri kepada orang lain. Karena belum tentu orang lain mau membantu kita.

  • Lebah selalu hinggap di tempat yang bersih dan selalu menjaga kebersihan sarangnya. Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam hidup haruslah menjaga kebersihan. Baik jasmani maupun rohani.

  • Lebah menghisap sari bunga yang bersih. Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam hidup haruslah makan makanan yang halal.

  • Allah berfirman dalam Al Qur’ansurat Al Baqarah ayat 168; “Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syetan adalah musuh yang nyata bagimu”.

  • Lebah tidak pernah melukai siapa pun kecuali diganggu. Dan akan mempertahankan kehormatannya walaupun nyawa sebagai taruhannya.

Lebah mempunyai 3 spesies :

1. Micrapis
2. Megapis
3. Apis



KASTA-KASTA LEBAH


Kasta
Tugas
Lebah pekerja (workers)
Kasta ini penting kerana tugas utamanya ialah mengumpul nektar (madu) dan debunga. Tugasan lian yang dilakukannya termasuk menyediakan 'royal jelly' untuk makanan ratu dan anak-anak lebah, membersihkan haif, membina kom, mengawal haif dan lain-lain. Koloni yang baik mengandungi lebih daripada 85% lebah pekerja.
Lebah jantan (drone)
Lebah jantan diperlukan hanya untuk proses pengawanan dengan ratu sahaja. Ia tidak mencari makanan dan akan mati setelah mengawan dengan ratu. Peratusan lebah jantan dalam koloni sangat kecil.
Ratu (queen)
Tugas utamanya ialah mengeluarkan telur. Terdapat hanya seekor sahaja ratu di dalam satu-satu koloni. Ia mengawan dengan lebah jantan di udara. Ratu mempunyai hormon yang dapat mengawal keseluruhan aktiviti koloni lebah. Ratu yang baik ialah yang dapat mengeluarkan telur yang banyak dalam jangka waktu panjang.